Success Story:
Competitive Advantage using Implementing Information System ERP (SAP) at Nestle
"Penerapan Sistem Informasi berupa ERP (SAP) dalam rangka meningkatkan ke-mampu-telusur-an (traceability) dan kecepatan waktu pemasaran".
Nestle merupakan perusahaan consumer goods terkemuka di dunia, berusaha keras dalam melakukan inisiatif optimasi biaya terutama dalam hal manufaktur, dan berhasil melakukan penghematan sekitar CHF 10 miliar. Program efisiensi operasional yang dicanangkan oleh Nestle berhasil mencatatkan kesuksesan, dimana penghematan yang dilakukan melampaui target sebesar CHF 1 miliar pada 2007. Jika dihitung dari tahun 1996, maka Cost of Goods Sold (COGS) / Harga Pokok Penjualan (HPP) sudah menurun menjadi 52,1% pada 1996 menjadi kurang dari 42% di tahun 2007. Kunci pencapaian ini adalah penghematan.
Kemudian, strategi Nestle dalam membidik produk yang memiliki Value-Added lebih tinggi, dimana porsi COGS lebih kecil dibadingkan dengan harga jual juga mengambil peran penting. Peningkatan dalam COGS pada 2007, terutama berasal dari inflasi akibat membumbungnya harga komoditas, terutama pertanian. Nestle melakukan berbagai macam bentuk strategi yaitu dengan memberikan inovasi dan renovasi, menjalin komunikasi dengan baik kepada konsumen.
Untuk mengkoordinasikan seluruh unit bisnisnya di seluruh dunia maka dibutuhkan peranan sistem teknologi informasi yang bisa mengkoordinasikan seluruh aktivitas bisnis agar diperoleh competitive advantage. Sebelumya, Nestle telah menerapkan corporate intranet pada tahun 1997, yang bertujuan mendukung lima kegiatan bisninya yaitu Purchasing, Marketing, Business Intelligence, Technology, dan Human Resource Management. Corporate Intranet ini dikenal dengan Nestle Intranet Kit Assistant (NIKITA). Dampak dari sistem teknologi informasi ini adalah merupakan masalah penting yang dapat menjaga eksistensi di pasar dunia saat ini serta mendukung kualitas dari produk Nestle.
Guna mencapai efisiensi operasional terutama dalam rangka meningkatkan ke-mampu-telusur-an (traceability) dan kecepatan waktu pemasaran, maka Nestle meluncurkan proyek GLOBE (Global Business Excellence) yang memungkinkan berbagai cabang Nestle diseluruh dunia "berbicara" dalam satu bahasa yang sama, definisi yang sama, perangkat yang sama dan ukuran yang sama pula. Program GLOBE menghilangkan kompleksitas yang tidak perlu dalam sebuah proses dan menjadikan Nestle sebagai perusahaan yang saling ber-keterkaitan, sehingga meningkatkan kinerja dan efisiensi bisnis Nestle di seluruh dunia. Proyek GLOBE ini merupakan sistem ERP (Enterprise Resource Planning) yang menggunakan software SAP. Implementasi mySAP.com termasuk Workplace, SAP R/3, BW, APO, RCM, EBP, dan Knowledge Warehouse. Proyek ini terbagi menjadi 4 kegiatan pokok, yaitu: Business Excellence, Data Standart & Data Management, Information Technology, and Global Template.
Competitive Advantage Nestle
- Portofolio Produk & Merek yang tak Tertandingi
Portofolio produk & merek Nestle yang ditandai dengan posisi pasar yang kuat dan sering memimpin pasar. Hal ini fokus dan beragam : difokuskan pada 75% dari penjualan dicatat dengan sekitar 30 merek, memiliki beragam merek lokal yang kuat, penyebaran yang baik dari kategori, dan dihargai oleh konsumen selama beberapa generasi.
- Kemampuan Penelitian dan Pengembangan yang tak Tertandingi
Yang tak terlihat di balik portofolio merek adalah dorongan dari R&D yang menyediakan bahan baku untuk pertumbuhan melalui consumercentric inovasi dan renovasi, melalui penciptaan diferensiasi produk dan dengan menyediakan keberagaman; dengan berfokus pada rasa dan konsumen, yang merupakan manfaat paling relevan dengan produk Nestle dan dengan menekan hambatan dalam ilmu gizi.
- Kehadiran Geografis yang tak Tertandingi
Keunikan kehadiran global Nestle ini terkait dengan sejarahnya. Hal ini telah menciptakan hubungan yang sangat erat antara merek Nestle dan konsumen, serta pemahaman yang mendalam tentang konsumen Nestle dan keahlian dalam tren yang terkait. Hal ini juga memungkinkan Nestle mengembangkan tim manajemen lokal, membangun manufaktur lokal dan R&D dan membangun inisiatif rantai pasokan lokal termasuk hubungan jangka panjang dengan petani dan pemasok lainnya.
- Orang, Budaya, Nilai-Nilai, dan Sikap
Nestle mencapai CF 100 miliar melalui struktur desentralisasi dengan mengembangkan tanggungjawab yang didelegasikan dan akuntabilitas yang mendorong semangat kewirausahaan dalam operasinya, serta diimbangi dengan arah strategis kohesif dan kontrol keuangan yang ketat.







0 komentar:
Posting Komentar