Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

GOOD TO GREAT (part 3)

5. Budaya Disiplin
Nah, step kelima untuk menjadi perusahaan good to great adalah dengan membangun budaya disiplin (a culture of discipline), yang meliputi: orang yang disiplin, konsep yang disiplin, dan akhirnya tindakan yang disiplin. Semua perusahaan memiliki budaya, beberapa perusahaan memiliki budaya, namun hanya ada beberapa perusahaan yang memiliki budaya disiplin. Bila perusahaan memiliki orang yang disiplin, maka perusahaan tidak perlu hierarki. Bila perusahaan memiliki konsep yang disiplin, maka perusahaan tidak perlu birokrasi. Bila perusahaan memiliki tindakan yang disiplin maka perusahaan tidak perlu kontrol yang berlebihan. Ketika perusahaan menggabungkan budaya disiplin dengan etika kewirausahaan, maka perusahaan mendapatkan the magical alchemy of great performance. Oleh karena itu, budaya disiplin melibatkan dualitas. Di satu pihak, diperlukan orangn yang mengikuti sistem secara konsisten, dan di pihak lain, hal ini memberikan kebebasan dan tanggungjawab kepada orang yang berada dalam kerangka kerja dalam sistem tersebut.

6. Technology Accelarations
Sedangkan, step yang terakhir untuk menjadi perusahaan good to great adalah akselerasi teknologi. Menggunakan teknologi untuk mempercepat pertumbuhan, dalam tiga lingkaran dari konsep landak. Perusahaan good to great berfikir secara berbeda tentang peran teknologi. Tidak pernah menggunakan teknologi sebagai alat utama memicu transformasi. Namun, secara paradoks, mereka adalah pelopor dalam penerapan teknologi yang dipilih dengan hati-hati. Teknologi dengan sendirinya tidak pernah utama, akar penyebab baik  greatness atau decline.

Nah, menurut saya, keterkaitan antara mata kuliah dengan konsep good to great adalah dimana untuk menjadi perusahaan good to great harus memiliki 3 pilar utama yaitu:
1). Manajemen Organisasi Industri, baik meliputi strategic management, human resources management, organizational structure, dan organizational culture.
2). Sistem Informasi Manajemen, yang merupakan suatu metode yang menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu yang digunakan untuk mempermudah pengambilan keputusan suatu organisasi sehingga dapat menjalankan fungsi perencanaan (planning), mengorganisasikan (organizing), memimpin (leading), dan pengendalian (controlling).
3). Manajemen Pengetahuan, yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan organisasi untuk belajar dari lingkungannya dan menggabungkan pengatahuannya ke dalam proses bisnisnya dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Sehingga 3 pilar utama tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:
  

Demikian sedikit share tentang konsep Good to Great.

Semoga bermanfaat.


--- Nil sine magno labore vita dedit mortalibus ---

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar